KISAHAN.ID – Istri Sertu Majid Bone, Oktavia Paramita Putri alias Mita, diduga memiliki peran dan mengetahui pelarian Sertu Majid Bone, oknum TNI yang merupakan terduga pelaku pencabulan terhadap siswi sekolah dasar di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial AKS (12).
Tante AKS berinisial VN menyebut dugaan pencabulan itu terjadi pada 14 April 2026. Pihak keluarga kemudian mendapat informasi bahwa Sertu Majid Bone sempat menjalani pemeriksaan di Kodim 1417/Kendari pada 15 April 2026.
“Di hari itu, Sertu Majid Bone memang terlihat diperiksa. Ada juga istrinya dan anaknya,” ungkap VN, Sabtu (9/5/2026).
Namun, lanjut VN, pada malam harinya Sertu Majid Bone diduga melarikan diri. Berdasarkan informasi yang diterima keluarga korban, Sertu Majid Bone sempat izin makan malam bersama istrinya di kantin Kodim 1417/Kendari sebelum akhirnya tidak kembali.
“Informasinya, dia dengan istrinya makan malam. Setelah itu tidak kembali sampai sekarang. Kami menduga istrinya memiliki peran dan mengetahui keberadaan yang bersangkutan,” tegasnya.
VN meminta Kodim 1417/Kendari dan Denpom XIV/3 Kendari melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Oktavia Paramita Putri alias Mita terkait dugaan tersebut.
Sementara itu, kuasa hukum AKS, Andre Darmawan, menyoroti keseriusan jajaran Kodim 1417/Kendari dalam memburu Sertu Majid Bone yang hingga kini belum ditemukan. Ia menilai lambannya proses pencarian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Andre juga mempertanyakan kejelasan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap Sertu Majid Bone. Meski beredar informasi bahwa Dandim 1417/Kendari Kolonel Arm Danny Arianto Pardamean Girsang telah menerbitkan DPO, pihak keluarga korban mengaku belum menerima dokumen resmi.
“Seharusnya ada penetapan resmi dari instansi. Bagaimana ciri-cirinya, kapan terakhir terlihat, fotonya dipublikasikan, dan ke mana masyarakat melapor jika menemukan yang bersangkutan. Sampai sekarang kami belum lihat itu,” ujarnya, Kamis (7/5).
Menurut Andre, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat membantu proses pencarian.
Hingga berita ini diterbitkan, Dandim 1417/Kendari Kolonel Arm Danny Arianto Pardamean Girsang belum memberikan keterangan resmi terkait status DPO maupun perkembangan pencarian Sertu Majid Bone.
Redaksi: Muammar Said Fadholi



















Komentar