Headline

Humas TRG Mengaku Tak Tahu Nasib Jemaah yang Terlantar, Kontak Keluarga Korban Diblokir

Kantor Travel TRG Kendari. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Sejumlah jemaah umrah yang diberangkatkan melalui travel Tajak Ramadhan Grup (TRG) Kendari dilaporkan mengalami kendala pemulangan dan sempat tertahan di luar negeri tanpa kepastian jadwal kembali ke Indonesia.

Informasi yang dihimpun, sebagian jemaah berada di Mekkah dan belum mendapatkan tiket kepulangan sesuai jadwal.

Ada pula jemaah yang sebelumnya transit di Singapura dan harus menunggu beberapa hari di bandara sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan. Dalam situasi tersebut, sejumlah jemaah disebut menghubungi keluarga di Indonesia untuk meminta bantuan dana guna membeli tiket secara mandiri. Beberapa di antaranya telah kembali ke daerah asal setelah keluarga mengirimkan biaya tambahan untuk kepulangan.

US (33), warga Kabupaten Kolaka yang keluarganya termasuk dalam rombongan jemaah, mengaku kesulitan memperoleh informasi dari pihak travel terkait kepastian jadwal pemulangan. Ia mengatakan telah berupaya menghubungi pihak TRG Kendari, namun tidak mendapatkan respons.

“Sudah hilang kontak, susah dihubungi, saya saja diblokir,” ujar US, Rabu (11/2/2026).

Menurut US, sebelumnya Humas TRG Kendari, Diman, sempat menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan mitra di Arab Saudi untuk menyesuaikan layanan di tengah tingginya mobilitas jemaah dari berbagai negara.

Namun saat persoalan pemulangan mencuat, keluarga jemaah mengaku tidak memperoleh penjelasan resmi maupun informasi tertulis terkait jadwal penerbangan. Hingga kini, komunikasi dengan pihak manajemen disebut belum berjalan lancar.

Dikonfirmasi terpisah, Humas TRG Kendari, Diman, mengaku tidak mengetahui perkembangan terbaru terkait kondisi jemaah. Ia menyampaikan sudah hampir sepekan tidak berada di kantor dan sedang berada di Kabupaten Kolaka Utara.

“Sudah hampir seminggu saya tidak di sana (TRG Kendari). Saya di Kolaka Utara. Saya tidak tahu mi perkembangan ini,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian jemaah dilaporkan telah kembali ke daerah masing-masing. Namun berdasarkan keterangan keluarga, kepulangan tersebut difasilitasi secara mandiri dengan bantuan dana keluarga.

Sementara itu, masih terdapat jemaah yang berada di Mekkah dan menunggu kepastian tiket pemulangan. Pihak keluarga berharap travel segera memberikan penjelasan resmi serta memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *