Hukrim Infrastruktur Pemerintah Pemkot Kendari

Truk Pengangkut Sering Parkir Dekat Lokasi, Sampah di Watulondo Kendari Justru Menumpuk Berhari-hari

Tumpukan sampah dan truk pengangkut yang berada di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Tumpukan sampah yang berada di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dikeluhkan warga karena telah berhari-hari tidak diangkut. Kondisi tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Seorang warga berinisial AN (31) mengatakan, sampah yang menumpuk itu sudah cukup lama dibiarkan tanpa penanganan. Akibatnya, volume sampah terus bertambah karena warga tetap membuang sampah di lokasi tersebut.

“Sudah beberapa hari tidak diangkut. Sampah terus bertambah dan baunya mulai mengganggu warga,” ujar AN, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, keberadaan tumpukan sampah tersebut menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi warga yang melintas maupun yang tinggal di sekitar lokasi. Selain menimbulkan aroma tidak sedap, kondisi itu juga dikhawatirkan dapat memicu gangguan kebersihan lingkungan.

AN mengungkapkan, di sekitar kawasan tersebut kerap terlihat kendaraan pengangkut sampah yang terparkir. Jaraknya diperkirakan hanya sekitar 300 meter dari titik tumpukan sampah. Namun hingga kini, sampah yang menumpuk belum juga diangkut.

“Kami sering melihat mobil pengangkut sampah berada tidak jauh dari lokasi. Karena itu warga berharap ada perhatian dan tindak lanjut agar sampah segera dibersihkan,” katanya.

Warga berharap instansi terkait dapat segera melakukan pengangkutan sampah guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya peningkatan pengawasan serta pengelolaan sampah yang lebih optimal agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab belum terangkutnya sampah di Kelurahan Watulondo. Warga berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di kawasan tersebut.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *