KISAHAN.ID – Seorang oknum TNI dari Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, saat ini dalam pencarian. Ia dilaporkan tidak dapat dihubungi dan hilang misterius saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak asusila terhadap seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial berinisial AKS (12). Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, Sertu Majid Bone juga dikenal sebagai pengembang perumahan (developer) ternama di Sultra. Ia disebut memiliki sejumlah proyek perumahan di beberapa wilayah di Sultra, di antaranya Kolaka, Konawe Selatan, Muna, dan Buton.
Dalam lingkungan militer, Sertu Majid Bone bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Dalam perannya, Babinsa menjalankan fungsi pembinaan teritorial, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban serta membantu masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.
“Iya, dia developer dan Babinsa di Poasia,” ujar kerabat korban, VN, saat dihubungi, Senin (4/5).
Kasus ini kini ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari. Sertu Majid Bone dilaporkan atas dugaan tindak asusila terhadap anak di bawah umur. Korban merupakan siswi sekolah dasar asal Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.
Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebelum ditangani Denpom, yang bersangkutan sempat menjalani pemeriksaan di Kodim 1417/Kendari. Namun, ia meninggalkan lokasi pemeriksaan dan hingga kini masih dalam pencarian.
“Yang bersangkutan belum sempat diserahkan ke Denpom. Saat pemeriksaan di Kodim, ia meninggalkan lokasi,” ujarnya, Rabu (29/4).
Sebagai tindak lanjut, pihaknya menginstruksikan agar segera diterbitkan daftar pencarian orang (DPO) serta dilakukan upaya penelusuran terhadap yang bersangkutan. Denpom menegaskan akan menindak tegas setiap personel yang diduga melanggar hukum serta tidak kooperatif dalam proses pemeriksaan.
Redaksi: Muammar Said Fadholi














Komentar