Pemerintah

Muladis Nahkodai Karang Taruna Konut, Usung Semangat Pemberdayaan Pemuda Demi Kemajuan Daerah

Ketua Karang Taruna Konut periode 2025–2030, Muladis (kiri). Dok. Kisahan.id

KONUT, KISAHAN.ID – Semangat kebangkitan organisasi kepemudaan di Bumi Oheo kembali menguat. Karang Taruna Kabupaten Konawe Utara (Konut) sukses menggelar Temu Karya Daerah (TKD) di Hotel Plaza Inn Kendari, Jumat (7/11/2024) malam. Mengusung tema Revitalisasi Peran Karang Taruna dalam Membangun Tata Kelola Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan, agenda ini menjadi ruang strategis bagi pemuda untuk merajut langkah baru, menyusun visi, serta menegaskan komitmen sosial demi masa depan daerah.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemkab Konawe Utara, La Ondjo, mewakili Bupati Konawe Utara, Ikbar. Dalam sambutannya, ia menekankan peran penting Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan sosial, membangun kapasitas pemuda, serta menciptakan solusi berbasis kolaborasi.

“Karang Taruna bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi menjadi wadah tumbuhnya pemimpin muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Kami berharap, dari forum ini lahir gagasan besar yang memberi dampak nyata bagi Konawe Utara,” ujar La Ondjo.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemkab Konawe Utara, La Ondjo. Dok. Kisahan.id

Forum TKD juga menjadi momentum penting melalui pemilihan Ketua Karang Taruna Konut periode 2025–2030. Secara aklamasi, Muladis dipercaya memimpin organisasi ini. Legislator DPRD Konut dari Fraksi Demokrat tersebut menyampaikan optimismenya untuk menghadirkan wajah baru Karang Taruna yang progresif, adaptif, dan berorientasi kolaborasi.

“Langkah awal kami adalah memperkuat konsolidasi internal, merapikan struktur organisasi, serta memperluas sinergi dengan pemerintah, masyarakat, komunitas kreatif, dan seluruh pemuda Konut. Kami ingin memastikan Karang Taruna hadir sebagai rumah bersama bagi proses pemberdayaan generasi muda,” tegas Muladis.

Ia menggantikan karateker sebelumnya, Moch Ridzmy Rafsanjani, yang memimpin organisasi dalam masa transisi. TKD ini diharapkan bukan sekadar ruang formalitas organisasi, tetapi titik akselerasi gerakan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan transformasi peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Dengan spirit kebersamaan dan komitmen yang kuat, Karang Taruna Konut optimistis menjadi motor penggerak inklusi sosial, ekonomi, dan pemberdayaan generasi muda, menghadapi dinamika zaman, sekaligus memperkokoh kontribusi pemuda bagi kejayaan Konawe Utara.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *