KISAHAN.ID – Kerja keras, semangat berlatih, dan keberanian bersaing mengantarkan atlet muda Konawe King Skate (KKS) menorehkan prestasi membanggakan di ajang Eastern Indonesia Roller Championship (EIRC) 2026.
Klub sepatu roda asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), ini berhasil membawa pulang 25 medali dari kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–11 Oktober 2026.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi KKS sekaligus bukti bahwa potensi olahraga sepatu roda di Konawe terus berkembang. Di balik setiap medali, ada proses latihan, kedisiplinan, dan semangat anak-anak untuk memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan.
EIRC 2026 diikuti 362 peserta dari 18 klub yang mewakili lima provinsi. Di tengah persaingan tersebut, para atlet KKS mampu menunjukkan kemampuan di empat kategori, yakni U6, K1, standar, dan speed.
Dari seluruh pertandingan, KKS mengoleksi delapan medali emas, 10 perak, dan tujuh perunggu. Kategori U6 menyumbangkan dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Kategori K1 menghasilkan dua emas dan satu perak.
Sementara itu, kategori standar menyumbangkan empat emas dan empat perak. Adapun kategori speed menambah satu emas, empat perak, dan lima perunggu.
KKS juga mencatatkan posisi kelima pada kategori standar dan kedelapan pada kategori speed, serta masuk dalam jajaran klub yang meraih predikat juara umum dalam kejuaraan tersebut.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi klub, tetapi juga membawa nama sekolah dan daerah asal para atlet. Sepuluh atlet yang memperkuat KKS berasal dari Madrasah Ummusshabri Konawe, SDN 2 Unaaha, SDN 1 Unaaha, MTs Konawe, dan SD Tumpas.
Mereka adalah Alesha Queensha Tsabina, Assyfa Dwi Ilma, Fadhilah Fahmi Ramadhan, Muh. Wafiq Akbar, Medina Farzana Putri, Hani Adzkia Ramadhani, Muh. Ardan, Zia Syafiqa, Sitti Aisyah Najma, dan Muh. Fathur Rahman Azis.
Alesha, salah satu atlet KKS, menjadi bagian dari perjuangan yang menghasilkan capaian tersebut. Keikutsertaannya bersama rekan-rekan setim menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
Bagi atlet seusianya, kompetisi bukan semata-mata tentang menang atau kalah. Pengalaman bertemu peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk belajar, meningkatkan kepercayaan diri, dan memahami pentingnya disiplin dalam meraih cita-cita.
Raihan 25 medali di EIRC 2026 menjadi modal positif bagi perjalanan KKS ke depan. Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi para atlet untuk terus berlatih dan membuka semangat bagi anak-anak lain di Konawe untuk mengenal serta menekuni olahraga sepatu roda.
Pembinaan atlet usia dini membutuhkan proses yang berkelanjutan, mulai dari latihan teratur, pendampingan, hingga kesempatan mengikuti kompetisi. Dukungan keluarga, sekolah, klub, dan lingkungan sekitar juga menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet.
Melalui prestasi di Makassar, KKS menunjukkan bahwa anak-anak daerah memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih luas. Semangat para atlet muda ini diharapkan terus terjaga, sehingga prestasi yang diraih hari ini dapat menjadi pijakan untuk pencapaian berikutnya.
Bagi Konawe, 25 medali tersebut bukan hanya deretan angka di papan hasil pertandingan. Capaian itu juga menjadi gambaran tentang potensi generasi muda yang terus tumbuh, berani mencoba, dan berjuang membawa nama daerah melalui olahraga.
Redaksi



















Komentar