KENDARI, KISAHAN.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa berakar dari ketahanan keluarga. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (30/6/2025).
Dalam sambutannya, ASR menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting serta menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Ia menyebut bahwa seribu hari pertama kehidupan anak adalah masa krusial yang harus dijaga dengan serius.
“Stunting itu ancaman serius. Kalau kita ingin mencetak generasi emas Indonesia, maka keluarga harus jadi benteng pertama yang menjamin anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” tegas ASR.
Ia menambahkan, tanggung jawab membina keluarga tidak semata-mata berada di pundak pemerintah. Partisipasi aktif orang tua, tokoh masyarakat, sekolah, dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan.
“Jika kita gagal membina keluarga, maka kita juga gagal membangun bangsa. Keluarga adalah titik awal segalanya,” ujarnya.
Gubernur ASR juga menekankan pentingnya pendidikan dalam keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Ia mendorong orang tua untuk lebih terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka, bukan hanya menyerahkannya pada sekolah.
Selain itu, ia mengajak setiap keluarga untuk mandiri secara ekonomi melalui pengembangan usaha kecil berbasis rumah tangga yang kreatif dan produktif.
“Hari Keluarga bukan hanya seremoni. Ini pengingat bahwa bangsa yang kuat harus dimulai dari rumah,” pungkas ASR.
Peringatan Harganas ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat di Sultra untuk memperkuat nilai-nilai keluarga dan memulai pembangunan bangsa dari unit terkecil: rumah tangga.
Penulis: Husni Mubrak



















Komentar