Pemerintah

Bakal Jadi Penunjang Ekonomi Masyarakat, Wali Kota Kendari Pantau Kawasan PSN dan Destinasi Wisata di Nambo

Proses peninjauan kawasan PSN dan Destinasi Wisata di Kendari. Dok. Istimewa.

KENDARI, KISAHAN.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau langsung kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta kawasan destinasi wisata di Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Selasa (25/3/2025).

Peninjauan diawali di kawasan destinasi wisata yang terletak di belakang Kantor Kelurahan Tondonggeu. Di lokasi tersebut, telah berdiri sejumlah bangunan tahap pertama. Dua bangunan di antaranya berbentuk memanjang, masing-masing memiliki enam ruang kamar.

Namun, aset tersebut tampak tidak terawat. Untuk itu, Wali Kota Kendari memerintahkan Plt Kadis Pariwisata Kendari dan Sekda Kota Kendari yang mendampinginya agar segera dimanfaatkan.

“Sayang sekali kalau aset ini tidak digunakan. Saya minta ini segera dimanfaatkan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Siska Karina Imran.

Selain destinasi wisata, di kawasan yang sama juga terdapat Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) serta pabrik pakan ternak. Keduanya merupakan aset milik Pemerintah Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan sejumlah pejabat Pemkot Kendari. Dok. Istimewa.

Karena kondisinya kurang terawat, Wali Kota Kendari menginstruksikan Camat Nambo untuk segera membersihkan area sekitar aset, terutama rumput liar yang mulai menutupi beberapa bagian bangunan.

Selain meninjau aset di daratan, Siska bersama Pj Sekda, Plt Kadis Pariwisata, Camat Nambo, dan Lurah Tondonggeu juga melihat potensi pengembangan wisata bahari di kawasan pesisir. Rencananya, pemerintah akan membangun cottage terapung di atas permukaan laut sebagai bagian dari tahap kedua pengembangan destinasi wisata.

Namun, proyek ini masih terkendala karena lokasi tersebut sedang bersengketa dan beririsan dengan Pelabuhan (Jetty) Pabrik Pembuatan Baterai, yang merupakan bagian dari PSN.

Untuk mengatasi permasalahan lahan dan mempercepat realisasi PSN, Siska telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus guna mengawal proses penyelesaian permasalahan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Saya sudah perintahkan membentuk Satgas, sebagai bahan laporan saya kepada Pak Presiden. Karena PSN ini perintah langsung dari Presiden RI dan harus kita dukung,” tegas Siska Karina Imran.

Dengan langkah strategis ini, Siska berharap pengembangan destinasi wisata dan PSN dapat berjalan lancar, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *