Hukrim

Sekuriti PT OSS Konawe Meninggal di Kamar Mandi: Keluarga Tolak Autopsi, Tak Ada Tanda Kekerasan

Sekuriti PT OSS Konawe Meninggal di Kamar Mandi: Keluarga Tolak Autopsi, Tak Ada Tanda Kekerasan

KISAHAN.ID – Seorang sekuriti PT OSS berinisial HA ditemukan meninggal dunia di kamar mandi mes karyawan PT OSS di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 17.50 Wita. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Laode Jefri Hamzah, mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih sempat berbincang dengan rekan sesama sekuriti di mes karyawan sekitar pukul 17.30 Wita.

“Korban masih sempat bercerita seperti biasa dengan rekannya di mes karyawan PT OSS,” ujar Jefri saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).

Beberapa saat kemudian, korban menuju kamar mandi yang berjarak sekitar 10 meter dari kamar mes sambil mengenakan handuk. Tak lama setelah itu, rekan korban bernama Bahtiar mendengar suara dentuman dari arah kamar mandi.

Bahtiar kemudian mengecek sumber suara tersebut dan mendapati korban dalam posisi jongkok dengan tangan kanan terkait di pipa air kamar mandi.

“Kami meluruskan informasi yang beredar, korban bukan terikat, melainkan tangannya terkait di pipa air,” jelasnya.

Rekan korban selanjutnya membawa korban ke kamar mes sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari guna menjalani pemeriksaan visum luar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya.

Pihak keluarga korban juga telah menerima kematian HA dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Redaksi: Muammar Said Fadholi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *