Hukrim

Kapal Rute Pelabuhan Sikeli–Bansal Tenggelam di Bombana, Ribuan Tabung Mengapung

Sejumlah ABK yang selamat usai kapal yang ditumpangi tenggelam di Bombana. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Kapal Motor (KM) KLM Setia Kawan GT 105 yang melayani rute Pelabuhan Sikeli–Bansal tenggelam di perairan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Selasa (24/2/2026). Insiden tersebut mengakibatkan ribuan tabung gas kosong yang diangkut kapal mengapung dan tersebar di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun, kapal bertolak dari Pelabuhan Sikeli sekitar pukul 05.50 Wita dengan tujuan Pelabuhan Bansal. Namun, sekitar pukul 09.00 Wita, kapal dilaporkan mengalami kebocoran pada lambung sehingga tidak dapat lagi bertahan dan akhirnya tenggelam.

Seorang warga berinisial I menuturkan, saat kejadian, kapal memuat kurang lebih 4.000 tabung gas kosong. Setelah kapal karam, tabung-tabung tersebut terlepas dan mengapung di perairan.

“Berangkat dari Pelabuhan Sikeli menuju Pelabuhan Bansal di Bombana, tetapi kapal tenggelam. Bangkai kapal sudah tidak terlihat lagi,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia juga menyebutkan bahwa tabung gas tersebut merupakan milik salah seorang pengusaha.

“Sekitar empat ribu tabung, itu milik bos saya,” katanya.

Sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi segera memberikan bantuan. Mereka membantu proses evakuasi serta berupaya mengamankan sebagian tabung yang mengapung agar tidak hanyut lebih jauh.

Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski demikian, upaya pencarian terhadap sisa tabung yang masih terapung terus dilakukan.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *