KENDARI, KISAHAN.ID – Di balik hamparan air Teluk Kendari yang selama ini menjadi saksi aktivitas warga, harapan baru kini mulai tumbuh. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Kendari resmi menggandeng perusahaan teknologi asal Singapura, PT Easybook Teknologi Indonesia, untuk bersama-sama mengembangkan sektor pariwisata daerah.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Senin (12/1/2026). Momen tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam “tancap gas” memaksimalkan potensi Anjungan Teluk Kendari sebagai ruang publik dan destinasi wisata kebanggaan masyarakat.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang menyaksikan langsung penandatanganan MoU itu, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini tidak sekadar berhenti di atas kertas. Ia ingin Anjungan Teluk Kendari benar-benar hidup, tertata, dan memberi manfaat nyata bagi warga.
“Anjungan Teluk Kendari bukan hanya soal wisata, tetapi juga tentang ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, berkumpul, dan mendapatkan penghidupan. Dengan kerja sama ini, kita ingin fasilitasnya lebih baik, promosinya lebih luas, dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Siska.
Direktur Perumda Kota Kendari, Ali Rahman, menilai kolaborasi ini sebagai peluang besar untuk menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, Anjungan Teluk Kendari memiliki potensi menjadi magnet baru yang mampu menarik kunjungan, bukan hanya dari Kota Kendari, tetapi juga dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kami ingin Anjungan Teluk Kendari menjadi pusat aktivitas masyarakat, tempat yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Ketika wisata bergerak, pelaku UMKM, pedagang kecil, hingga pekerja sektor jasa ikut merasakan manfaatnya,” kata Ali Rahman.
Sementara itu, Direktur PT Easybook Teknologi Indonesia, Azman Bin Mansor, mengungkapkan ketertarikannya untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata Kendari. Melalui Easybook.com, platform transportasi lintas negara yang telah beroperasi di Asia Tenggara, pihaknya menawarkan konsep layanan terpadu yang diharapkan memudahkan wisatawan.
“Kami melihat Kendari memiliki potensi besar. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung pariwisata yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga membawa dampak ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” ungkap Azman.
Kerja sama lintas negara ini membawa optimisme baru bagi masa depan Anjungan Teluk Kendari. Diharapkan, kawasan tersebut dapat bertransformasi menjadi destinasi wisata modern yang tetap berpihak pada masyarakat, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Kendari.
Redaksi



Komentar