KISAHAN.ID – Dikonfirmasi terkait dana pinjaman (Dapin) yang sudah lewat jatuh tempo namun belum dilunasi, warga Kota Kendari, Az-Zahra Syafaat Qubra alias Wawa, mengaku masih memiliki itikad baik sebab orangtuanya adalah seorang polisi.
Wawa diketahui memiliki Dapin ke Echa Deswita Maharani asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Pinjaman tersebut bermula pada 8 September 2026. Saat itu, Echa bersedia membantu Wawa setelah diperkenalkan oleh seorang teman asal Kendari yang merantau di Balikpapan.
“Saya dikenalkan oleh teman dari Kendari yang merantau di Balikpapan sini. Biasanya dia pinjam ke teman saya itu, tapi karena teman saya tidak ada uang, akhirnya teman saya minta tolong ke saya,” ujar Echa, Sabtu (10/10/2026).
Setelah menyetujui permintaan tersebut, Echa mentransfer uang Rp3 juta langsung ke rekening Wawa. Berdasarkan kesepakatan awal, pinjaman itu harus dikembalikan sebesar Rp4,3 juta pada 1 Oktober 2026.
Namun, hingga Sabtu (10/10), Echa mengaku belum menerima pengembalian sesuai kesepakatan. Tenggat pembayaran tersebut telah terlewati.
Echa juga menyebut telah melayangkan dua kali somasi kepada Wawa. Menurutnya, pihak peminjam masih menyampaikan bahwa dirinya sedang berupaya mengumpulkan uang untuk melunasi pinjaman tersebut.
Dalam perjanjian awal, kata Echa, terdapat ketentuan denda keterlambatan sebesar Rp130 ribu per hari. Meski demikian, ia mengaku tidak lagi memperhitungkan denda tersebut dan berharap uang sesuai kesepakatan awal segera dikembalikan.
Sementara itu, dalam video yang diterima KISAHAN.ID, Wawa mengakui pinjaman tersebut dan menyatakan akan melunasinya. Saat dikonfirmasi, ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menghindari tanggung jawab.
“Gini ya kak, kalau saya enggak punya itikad baik untuk pengembalian, mungkin saya sudah tutup mata, sudah blok, sudah hilang kabar, tapi saya masih bilang saya akan tanggung jawab karena ini tanggung jawab saya,” katanya.
Wawa tidak membeberkan secara terperinci penyebab keterlambatan pembayaran. Ia kemudian menyinggung latar belakang keluarganya yang menurut pengakuannya memiliki orang tua yang bekerja di kepolisian.
“Saya juga enggak mungkin lari dari tanggung jawab, orangtua saya juga dari kepolisian, enggak mungkin saya buat salah enggak bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Echa telah menghubungi orang tuanya dan mengunggah persoalan tersebut ke media sosial melalui Instagram dan TikTok.
“Dan satu lagi, kalau saya emang enggak mau tanggung jawab, mungkin saya sudah enggak peduli, dan sebelum pun itu, dia sudah hubungin orangtua saya, dia sudah mengunggah saya di sosmed melalui IG dan TikTok,” pungkasnya.
Hingga berita ini disusun, Echa menyatakan pinjaman tersebut belum dikembalikan sesuai kesepakatan. Sementara itu, Wawa menyatakan tetap berniat melunasi pinjaman tersebut.
Redaksi



















Komentar