KISAHAN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jaelani, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya. Kali ini, legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada ribuan warga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Aksi sosial ini menyasar warga kurang mampu, pekerja harian, dan lanjut usia (lansia) yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Kendari.
Jaelani mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan beras tersebut merupakan bentuk komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ini merupakan kewajiban moral saya sebagai wakil rakyat untuk terus peduli dan berbagi,” ujar Jaelani, Selasa (16/6/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung tertib tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan oleh anggota DPR RI tersebut. Sejumlah penerima manfaat juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan pria yang akrab disapa Bang Jay itu.
“Saat ini harga beras di pasar sering mengalami kenaikan dan penurunan. Bantuan dari Pak Jaelani sangat membantu kami. Terima kasih karena telah memperhatikan dan mendengarkan kesulitan masyarakat kecil,” ujar salah seorang warga penerima bantuan.
Jaelani menegaskan bahwa program sosial semacam ini tidak akan berhenti sampai di sini. Ia berkomitmen untuk terus mengawal berbagai kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara di tingkat pusat, sekaligus rutin turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Melalui aksi tersebut, Jaelani berharap sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan Sulawesi Tenggara yang lebih sejahtera, maju, dan berkeadilan.
Redaksi



Komentar