Hukrim

Akhir Cerita Dua Pria Baku Tarik Rambut Perkara Sebutan “Lonte” di Konawe

Ending dua pria yang viral baku pukul di Konawe. Dok: Istimewa.

KISAHAN.ID – Kalau biasanya pertengkaran berakhir dengan saling blokir, dua pria di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), justru memilih ending yang bikin netizen mungkin garuk-garuk kepala.

Setelah sebelumnya viral karena terlibat baku tarik rambut gara-gara persoalan sebutan “lonte”, keduanya kini kembali tampil bersama. Bukan untuk ronde kedua, melainkan saling meminta maaf hingga berpelukan.

Salah seorang pria yang sebelumnya berbaju hitam bahkan meminta agar video pertengkaran mereka yang telanjur beredar di media sosial segera dihapus.

“Saya pribadi mau klarifikasi atas viralnya saya tadi malam. Saya minta maaf. Hapus semua video saya di grup-grup, story, saya mohon hapus, jangan disebarluaskan,” ucapnya dalam sebuah video.

Yang menarik, pria yang sebelumnya terlihat baku tarik rambut dengan lawannya itu kini justru berdamai. Keduanya saling peluk dan kembali berteman malam itu juga.

Sebelumnya, suasana di Pondidaha sempat memanas. Video pertengkaran mereka beredar di media sosial pada Minggu (30/8/2026). Dalam video tersebut, kedua pria awalnya terlibat adu mulut. Persoalan kemudian melebar setelah salah satunya diduga tersinggung karena disebut “lonte”.

Pertanyaan itu dibantah pria berbaju cokelat. Adu mulut yang semula hanya menggunakan suara kemudian naik level menjadi aksi saling dorong, baku pukul, hingga rambut ikut menjadi sasaran.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi pun menyaksikan kejadian tersebut. Bahkan, ada yang sempat merekam aksi itu menggunakan kamera ponsel.

Namun, cerita kali ini ternyata tidak berakhir dengan permusuhan panjang. Meski video mereka viral, keduanya justru memilih berdamai.

Penulis: Herlis Ode Mainuru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *