Headline

Komitmen Hadirkan Pelayanan Kesehatan Prima untuk Warga, Pemkot Kendari Raih UHC Award 2026

Pemkot Kendari saat meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Foto: Istimewa.

KISAHAN.ID – Kabar membanggakan datang dari Ibu Kota Sulawesi Tenggara. Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan dalam ajang UHC Awards yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Di balik penghargaan tersebut, tersimpan cerita tentang upaya panjang pemerintah daerah memastikan masyarakat bisa berobat tanpa dihantui rasa cemas akan biaya. Melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), warga Kendari kini semakin mudah mengakses layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

Penghargaan UHC Award 2026 diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, yang mewakili Wali Kota Kendari. Ia menyampaikan bahwa capaian ini bukan semata soal angka, melainkan tentang hadirnya rasa aman bagi masyarakat saat membutuhkan layanan kesehatan.

“Dengan cakupan UHC, masyarakat bisa lebih tenang. Saat sakit, mereka tidak lagi dibebani kekhawatiran soal biaya pengobatan. Ini yang terus kami upayakan,” ujar Amir Hasan.

Berdasarkan data per 1 Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kota Kendari telah mencapai 99,41 persen atau sekitar 369.199 jiwa. Dari jumlah tersebut, tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 80,13 persen. Artinya, hampir seluruh warga Kota Kendari telah terdaftar dan sebagian besar aktif memanfaatkan jaminan kesehatan.

Capaian ini menempatkan Kota Kendari sebagai salah satu daerah dengan tingkat perlindungan kesehatan tertinggi di Indonesia. Tak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, keberhasilan ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang sebelumnya kerap menunda berobat karena keterbatasan biaya.

Penghargaan UHC Award sendiri diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai konsisten mendukung perluasan kepesertaan JKN dan menjaga keberlanjutannya. Komitmen tersebut dinilai sejalan dengan upaya negara menghadirkan keadilan sosial di bidang kesehatan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi rakyatnya.

“Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit. Negara harus hadir ketika rakyat membutuhkan layanan kesehatan,” kata Muhaimin Iskandar.

Ia menambahkan bahwa kesehatan memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Pemerintah pusat pun menargetkan cakupan kepesertaan JKN mencapai 99 persen penduduk pada 2029, dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah.

Bagi Kota Kendari, penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat untuk terus memperkuat layanan kesehatan, agar setiap warga dapat hidup lebih sehat, produktif, dan bermartabat.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *