News

Kabur ke Morowali, Pelaku Pembunuhan ASN Dinkes Muna Tiba di Kendari

Barang bukti yang digunakan pelaku saat menghabisi nyawa ASN Dinkes Muna. Dok. Kisahan.id

KENDARI, KISAHAN.ID – Pelaku pembunuhan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna tiba di Kota Kendari, Sabtu (11/1/2025). Saat tiba, pelaku nampak tertunduk lesuh dengan posisi tangan masih terborgol.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini diringkus oleh anggota Buser 77 Satreskrim, Tim Opsnal Sat Intelkam Polresta Kendari, dan Tim Resmob Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), siang.

Setelah beberapa jam melakukan perjalanan dari Kabupaten Morowali, seluruh personel termasuk pelaku pembunuhan akhirnya tiba di Kendari sekitar pukul 22.30 Wita.

Pelaku tidak langsung digelandang di Mako Polresta Kendari. Melainkan dibawa di depan kampus UHO Kendari, Lorong Perintis, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Di Lorong Perintis, polisi mencari barang bukti sajam yang dibuang oleh pelaku. Setelah beberapa menit dilakukan, sajam yang digunakan menghabisi nyawa korban akhirnya ditemukan. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polresta Kendari guna menjalani interogasi lebih lanjut.

Penangkapan terhadap pria tersebut dilatarbelakangi dengan insiden pembunuhan tragis di sebuah penginapan yang ada di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Jumat (10/1). Korbannya berinisial AKB, seorang ASN di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna.

Dalam pembunuhan yang dilakukan, korban AKB mengalami sejumlah luka di badan. Jasadnya ditemukan oleh karyawati penginapan berinisial E (25) dengan posisi tertutup selimut di dalam kamar penginapan nomor 4B.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakaubun, saat diwawancarai media di lokasi kejadian, Jumat (10/1), malam, mengatakan bahwa ABK tewas karena mengalami kekerasan (pembunuhan).

“Ada luka tusuk bekas senjata tajam di dagu, di tangannya. Diduga mengalami kekerasan,” tuturnya.

Hingga kini, informasi terkait identitas dan motif pembunuhan itu belum diketahui pasti. Pelaku masih diperiksa penyidik dan dilakukan pengembangan.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *