Advetorial

Siska Karina Imran: Manasik Jadi Bekal Penting Jemaah Haji Kendari

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama ratusan calon jemaah haji. Dok: Kominfo Kota Kendari.

KISAHAN.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, secara resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diikuti oleh 545 jemaah haji asal Kota Kendari. Kegiatan tersebut digelar di Asrama Haji Kota Kendari, Kamis (26/3/2026).

Dalam sambutannya, Siska Karina Imran menegaskan bahwa manasik haji merupakan tahapan penting yang harus diikuti secara sungguh-sungguh oleh seluruh calon jemaah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal utama dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar dan sesuai syariat.

“Manasik ini menjadi tahapan penting agar jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun hingga sunnahnya. Selain itu, kegiatan ini juga membina kesiapan jemaah supaya bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara tertib, mandiri, dan sesuai syariat,” ujarnya.

Sebanyak 545 jemaah yang mengikuti manasik tahun ini menjadikan Kota Kendari sebagai daerah dengan jumlah jemaah haji terbanyak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Angka tersebut juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 521 jemaah.

Kegiatan manasik haji ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan ibadah yang inklusif dan ramah bagi seluruh kalangan. Pelaksanaan manasik dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Maret 2026, dengan materi yang mencakup teori dan praktik lapangan.

Pembukaan kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi awal bagi para calon jemaah. Dalam pelaksanaannya, manasik haji terintegrasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh, mulai dari persiapan keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Siska Karina Imran juga mengapresiasi peningkatan jumlah jemaah haji asal Kota Kendari tahun ini. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk meningkatnya kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menunaikan rukun Islam kelima.

“Kami bersyukur jumlah jemaah haji Kota Kendari mencapai 545 orang. Angka ini menjadi yang terbanyak di Sulawesi Tenggara dan mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 521 jemaah,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari berharap seluruh calon jemaah dapat mengikuti rangkaian manasik dengan baik, sehingga saat pelaksanaan ibadah haji nantinya dapat berjalan lancar, tertib, dan memperoleh predikat haji yang mabrur.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *