Hukrim

Isu Open Donasi Biaya Autopsi Beredar, Kasat Reskrim Konsel Tegaskan: Gratis, Biaya Ditanggung

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Taufik Hidayat. Dok: Kisahan.id

KISAHAN.ID – Isu mengenai penggalangan dana untuk biaya autopsi Ana atau Damra Yani (22), warga Desa Tolihe, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), beredar di media sosial.

Sebuah flyer ajakan open donasi peduli korban dugaan pembunuhan dan kekerasan seksual tersebut mencantumkan kebutuhan dana untuk keperluan autopsi jenazah korban di RS Bhayangkara Kendari. Namun, informasi tersebut ditegaskan sebagai hoaks oleh Polres Konawe Selatan.

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Taufik Hidayat, menegaskan seluruh biaya yang berkaitan dengan proses autopsi jenazah Ana ditanggung oleh pihak kepolisian.

“Biaya autopsi dalam penanganan perkara ini ditanggung oleh pihak kepolisian/Polres Konawe Selatan dan tidak dibebankan kepada keluarga korban,” tegasnya.

Taufik memastikan keluarga korban tidak perlu menggalang dana untuk membiayai proses autopsi maupun pemeriksaan forensik terhadap jenazah Ana.

Jenazah Ana sebelumnya dievakuasi setelah ditemukan meninggal dunia di area perkebunan Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Konsel, pada Rabu, 16 September 2026.

Polres Konsel mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi open donasi yang mengatasnamakan biaya autopsi korban. Masyarakat juga diminta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan keresahan maupun merugikan pihak keluarga korban.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *