KISAHAN.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti temuan dugaan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite secara berulang oleh sebuah kendaraan di SPBU 7493101 Saranani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Temuan tersebut diketahui saat Wakil Wali Kota Kendari bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (17/10/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mendapati sebuah mobil Wuling yang diduga melakukan pengisian Pertalite secara berulang. Pengemudi beserta kendaraan tersebut kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan diserahkan kepada Polres Kendari untuk ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di SPBU tersebut. Dari hasil pemeriksaan internal, ditemukan indikasi bahwa kendaraan itu telah melakukan pengisian pada Sabtu pagi menggunakan kode QR yang diduga milik pihak lain.
Pertamina juga telah mengambil tindakan terhadap operator SPBU yang melayani transaksi tersebut pada pagi hari berupa pemutusan hubungan kerja berdasarkan hasil evaluasi internal perusahaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga penyaluran BBM agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran.
“Kami menindaklanjuti setiap temuan yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM. Pemeriksaan internal telah dilakukan, termasuk penelusuran rekaman CCTV dan evaluasi terhadap petugas yang terlibat. Kami juga mengingatkan seluruh pengelola dan operator SPBU agar menjalankan prosedur penyaluran BBM sesuai ketentuan serta meningkatkan pengawasan terhadap transaksi yang berpotensi melanggar aturan,” ujar Lilik, Senin (19/10).
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pengawasan di SPBU, termasuk memastikan penggunaan kode QR dalam pembelian BBM bersubsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga distribusi Pertalite agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.
Pertamina juga mengimbau seluruh konsumen untuk menggunakan kode QR milik sendiri saat membeli BBM bersubsidi dan mengikuti prosedur pengisian yang berlaku. Masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan BBM atau mengalami kendala pelayanan dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Redaksi



















Komentar