KISAHAN.ID — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal di kawasan BTN DPR, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (24/3/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 Wita dan mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 12.40 Wita. Tim pemadam kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Unit dari Mako tiba di lokasi sekitar pukul 12.47 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada pukul 13.30 Wita,” ujar Martoyo.
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Sitti Naidah Sesse (63). Berdasarkan keterangan penghuni, kebakaran bermula saat pemilik rumah tengah beristirahat. Tiba-tiba terdengar suara mencurigakan dari salah satu kamar yang terbuat dari papan.
Setelah diperiksa, sumber suara tersebut ternyata berasal dari kobaran api yang sudah membakar bagian plafon rumah. Api kemudian dengan cepat merambat ke bagian atap yang terbuat dari seng hingga membesar.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera melaporkan ke pihak pemadam kebakaran. Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkarmat Kota Kendari mengerahkan empat unit mobil pemadam dari Mako dan Pos Benua-Benua.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan menjalar di bagian atap rumah. Proses pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” jelas Martoyo.
Dalam proses penanganan, petugas juga dibantu oleh komunitas Persertikatan Driver Kendari Tower (PDKT) yang turut menyuplai air menggunakan tandon. Upaya tersebut dinilai efektif dalam mempercepat proses pemadaman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu unit rumah beserta isinya dilaporkan hangus terbakar. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah. Selain itu, koordinasi antara masyarakat dan instansi terkait juga dinilai penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Redaksi



Komentar